Home » News » Teroris di Klaten Digerebek

Teroris di Klaten Digerebek

Teroris di Klaten Digerebek, satu tewas. Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri kembali melumpuhkan teroris. Satuan Antiteror Mabes Polri ini menggerebek sarang teroris di Klaten, Jawa Tengah. Satu orang tewas, satu luka, dan satu lagi ditangkap yang diduga adalah buronan teroris paling dicari saat ini, Abdullah Sunata alias Arman Kristianto. Menurut informasi, penggerebekan itu dilakukan di sebuan rumah kos di Jalan Priya Primaraya, Dusun Cungkrungan, Blang Wetan, Klaten, sekitar pukul 16.00 WIB.

Teroris di Klaten

Pihak Mabes Polri sampai berita ini diturunkan semalam belum memberi keterangan resmi. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, pihaknya masih mengecek informasi mengenai penggerebekan teroris di Klaten tersebut. Pihak kepolisian belum bisa memberikan kepastian penangkapan teroris tersebut. Dengan demikian, belum diketahui identitas ketiga teroris.

Berdasarkan informasi sebuah sumber di Mabes Polri, aparat Densus 88 sudah berada di lokasi sejak tiga hari lalu. Pengepungan terhadap rumah kos milik Sukimin itu sendiri terjadi pada Rabu sejak pukul 15.00 WIB, dan kemudian pada pukul 16.15 WIB terdengar tembakan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, dari beberapa warga yang menjadi saksi mata, penangkapan tersebut diwarnai aksi saling tembak.

Teroris yang luka tertembak diduga bernama Jumadi. Namun, informasi lain menyebutkan, dia adalah Yuli Sartono. “Tadi sekitar pukul 16.00 WIB ada bunyi tembakan satu kali. Tapi setelah itu, kami justru dikejutkan dengan tembakan beruntun,” ujar Yani (30), warga Dusun Cungkrungan, Blang Wetan, Klaten.

Seorang perwira di Mabes Polri yang enggan disebutkan namanya, Rabu, mengungkapkan, yang ditangkap tiga orang termasuk Abdullah Sunata. Selain menangkap Abdullah Sunata dan kawanannya, Densus 88 juga menyita barang bukti berupa senjata api genggam jenis colt. “Lokasi kini sedang disterilkan dan pelakunya sudah diamankan,” ujarnya.

Kabar tertangkapnya salah seorang yang paling dicari Densus 88 Antiteror, Abdullah Sunata, dibenarkan ahli mikro ekspresi Mardigu Wowiek. Dia juga mengetahui pengepungan dilakukan sejak tadi pagi. “Ya, sudah tahu tadi pagi. Tapi masih klarifikasi (Abdullah Sunata),” kata Mardigu, Rabu (23/6).

Dia menambahkan, kalau benar yang ditangkap adalah Abdullah Sunata, maka pergerakan dan suplai logistik bagi para teroris akan makin sempit. “Dia itu kunci utama untuk jaringan teroris. Dia yang menyambungkan para anggota,” tuturnya. Mardigu, yang juga diminta Polri untuk melakukan hipnoterapi kepada para teroris ini, meyakini Sunata memiliki peran penting dalam jaringan teroris.

“Dia memang tak pernah ikut dalam perang di Afganistan dan Mindanao. Tapi, jaringan dia untuk mendatangkan senjata sangat dibutuhkan teroris,” ujarnya menjelaskan.

Pelatihan Teroris

Abdullah Sunata saat ini merupakan teroris yang diburu polisi setelah tewasnya Dulmatin, 9 Maret 2010 lalu. Pria yang lahir di Bambu Apus, Jakarta Timur, 4 Oktober 1978, itu dituding mengorganisasi pelatihan teroris di Gunung Bun, Jalin Jantho, Kabupaten Aceh Besar, yang diserbu polisi bulan Maret 2010 lalu. Dia diketahui memainkan peranan penting menyembunyikan gembong teroris asal Malaysia yang telah tewas, Noordin M Top.

Dari hasil pengusutan polisi, Sunata bersama kelompoknya dituding merancang serangan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan para pejabat tinggi pada 17 Agustus 2010 di Istana.

Sebenarnya Sunata sudah pernah ditangkap dan dibina aparat pemerintah. Namun, setelah hukumannya berakhir, dia kembali berulah. Hal itu mendapat tanggapan SBY. Presiden menyatakan keprihatinan karena pelaku terorisme mengulangi perbuatannya setelah mereka keluar dari penjara.

Polisi menangkap dan menahan Abdullah Sunata pada 4 Juni 2005. Setelah lewat proses pengadilan, Sunata pada 1 Mei 2006 oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijatuhi vonis 7 tahun penjara karena terbukti menyimpan senjata api dan menyembunyikan informasi soal keberadaan gembong teroris Noordin M Top. source : suarakarya-online.com

Video Berita Teroris Klaten Digerebek :

Incoming search terms for the article:

Related posts:

  1. 31 Nama DPO Teroris di Indonesia
  2. Hasil Pilkada Gowa, Bulukumba, Selayar, Tana Toraja, Luwu Timur, Pangkep, dan Barru
  3. Hasil Pilkada Jambi
Loading

2 Responses to " Teroris di Klaten Digerebek "

  1. gdbug.info says:

    Teroris di Klaten Digerebek | Resources and Inspiration…

    Teroris di Klaten Digerebek, satu tewas. Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri kembali melumpuhkan teroris. Satuan Antiteror Mabes Polri ini menggerebek…

  2. pligg.com says:

    Teroris di Klaten Digerebek | Resources and Inspiration…

    Teroris di Klaten Digerebek, satu tewas. Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri kembali melumpuhkan teroris. Satuan Antiteror Mabes Polri ini menggerebek…

Leave a comment